Pemrograman JSP

JSP bertujuan untuk menyederhanakan pembuatan dan manajemen halaman web yang bersifat dinamis, dengan cara memisahkan content dan presentasi. JSP merupakan halaman yang menggabungkan HTML dengan scripting tag dan program java. Pada saat JSP dipanggil client melalui browser, JSP tersebut akan di kompile terlebih dahulu menjadi servlet, dan kemudian hasilnya dikembalikan ke client. Sebagai ilustrasi diberikan pada gambar sebagai berikut :

   pemrograman-jsp

Gambar Pemrosesan Halaman JSP

 

Kelebihan JSP

  1. JSP dapat berjalan pada sembarang platform.
  2. JSP cenderung memiliki performansi yang lebih baik, karena JSP dilakukan kompile terlebih dahulu menjadi servlet yang berupa bytecode.
  3. Didukung bahasa Java yang memilki kemampuan OOP dan tingkat reuseability tinggi.
  4. Dapat menggunakan JavaBean untuk mengenkapsulasi kode-kode java.

 

Kelemahan JSP

  1. Proses kompile terhadap halaman JSP mengakibatkan client harus menunggu lebih lama pada saat pertama kali di lakukan loading. Hal ini tentu saja menyebabkan kecepatan proses JSP secara menyeluruh berkurang.

 

Listing Program

<%= “Hello World JSP Sederhana”%>

 

 

Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa halaman JSP akan dilakukan kompile menjadi servlet yang diberikan pada Listing program sebagai berikut :

 

Listing Program

package LatihJsp;

 

import javax.servlet.*;

import javax.servlet.http.*;

import javax.servlet.jsp.*;

 

 

public class helloWorld1_2 extends org.apache.jasper.runtime.HttpJspBase {

 

 

static {

}

public helloWorld1_2( ) {

}

 

private boolean _jspx_inited = false;

 

public final synchronized void _jspx_init() throws org.apache.jasper.JasperException {

if (! _jspx_inited) {

_jspx_inited = true;

}

}

 

public void _jspService(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)

throws java.io.IOException, ServletException {

 

JspFactory _jspxFactory = null;

PageContext pageContext = null;

HttpSession session = null;

ServletContext application = null;

ServletConfig config = null;

JspWriter out = null;

Object page = this;

String _value = null;

try {

try {

 

_jspx_init();

_jspxFactory = JspFactory.getDefaultFactory();

response.setContentType(“text/html;charset=ISO-8859-1”);

pageContext = _jspxFactory.getPageContext(this, request, response,

“”, true, 8192, true);

 

application = pageContext.getServletContext();

config = pageContext.getServletConfig();

session = pageContext.getSession();

out = pageContext.getOut();

 

// HTML // begin [file=”D:\\jakarta-tomcat-3.3.1\\webapps\\ROOT\\latihJsp\\helloWorld1.jsp”;from=(0,0);to=(9,1)]

out.write(“\r\n\r\n\r\n\r\n\t\r\n\r\n\r\n\t”);

 

// end

// begin [file=”D:\\jakarta-tomcat-3.3.1\\webapps\\ROOT\\latihJsp\\helloWorld1.jsp”;from=(9,4);to=(9,32)]

out.print( “Hello World JSP Sederhana”);

// end

// HTML // begin [file=”D:\\jakarta-tomcat-3.3.1\\webapps\\ROOT\\latihJsp\\helloWorld1.jsp”;from=(9,34);to=(11,7)]

out.write(“\r\n\r\n”);

 

// end

 

} catch (Exception ex) {

if (out != null && out.getBufferSize() != 0)

out.clearBuffer();

if (pageContext != null) pageContext.handlePageException(ex);

} catch (Error error) {

throw error;

} catch (Throwable throwable) {

throw new ServletException(throwable);

}

} finally {

if (out instanceof org.apache.jasper.runtime.JspWriterImpl) {

((org.apache.jasper.runtime.JspWriterImpl)out).flushBuffer();

}

if (_jspxFactory != null) _jspxFactory.releasePageContext(pageContext);

}

}

}

 

Jika dijalankan pada browser dengan alamat URL :

http://localhost:8080/LatihJSP/helloWorld.jsp

Maka akan menampilkan tampilan sebagai berikut :

 

 hello-world-jsp

Gambar Tampilan helloWorld.jsp pada Browser

 

Elemen-elemen JSP

Struktur halaman JSP adalah penambahan program Java dalam tag <% %> pada suatu halaman HTML untuk membangkitkan content yang bersifat dinamik.

JSP memiliki tiga komponen utama, yaitu :

  1. Directives : merupakan suatu petunjuk bagi web container tentang sesuatu yang harus dilakukan pada saat container melakukan compile halaman JSP.
  2. Scripting Elements : tag untuk menuliskan program Java.
  3. Action : special tag yang memberikan pengaruh pada halaman JSP pada saat runtime.

 

Directives

Sintaks :

<%@ namaDirective attribute1=”value1” attribute2 =”value2” %>

Directives terdiri dari tiga bagian, yaitu :

  1. Page Directive
  2. Include Directive
  3. Taglib Directive

Page Directive

Untuk menentukan dan memanipulasi atribut-atribut pada halaman JSP serta memberikan informasi ke container untuk atribut-atribut yang memerlukan proses tertentu.

Sintaks :

<%@ page ATTRIBUTE %>

Attribute yang digunakan pada Page Directive diberikan pada tabel sebagai berikut :

 

Attribute

Keterangan

Default Nilai

Language Menentukan bahasa pemrograman yang digunakan “Java”
Extends Digunakan untuk men-generate superclass Tidak ada
Import Mengimport package atau class java, seperti halnya pada program Java Tidak ada
Session Menentukan apakah halaman JSP menggunakan HTTP session “true”
Buffer Menentukan model buffering untuk output stream ke client
autoFlush Melakukan reset isi buffer jika sudah penuh “true”
isThreadSafe Mendefinisikan tingkat keamanan mengenai masalah threading halaman JSP. Jika “false” request akan diproses sebagai single Thread, berurutan sesuai urutan kedatangan request “true”
Info Mendefinisikan string informasi yang dapat diperoleh dari implementasi metode Servlet.getServletInfo() Tidak ada
errorPage Menentukan error page, sehingga jika terjadi error, maka halaman JSP ini akan ditampilkan Tidak ada
isErrorPage Memberikan indikasi apakah halaman JSP merupakan halaman error dari halaman JSP yang lain “false”
contentType Menentukan encoding karakter pada JSP dan tipe MIME untuk respons yang dihasilkan JSP.

 

MIME-TYPE text / html CHARSET ISO-8859-1

 

Contoh :

<%@ page language=”Java” import=”java.sql.*“ session=”true” buffer=”12kb” autoFlush=”true” errorPage=”myError.JSP” %>

 

Include Directive

Untuk menyisipkan isi file lain ke dalam file JSP

Sintaks :

<% include file=”namaFile” %>

Contoh :

<% include file=”myHeader.html” %>

 

Taglib Directive

Untuk penggunaan tag library atau tag tambahan.

 

Contoh :

<%@ taglib url=http://Latihan.com/tagKu prefix=”test” />

 

 

 

Scripting Elements

Terdiri dari tiga elemen, yaitu :

  1. Declarations
  2. Scriptlets
  3. Expression

 

Declarations

Declarations merupakan blok program Java yang digunakan untuk mendeklarasikan variable dan method yang akan digunakan dalam program. Variable yang dideklarasikan pada bagian ini akan berperan sebagai variable global pada servlet hasil kompile.

Sintaks :

<%! Deklarasi variable dan method %>

 

Contoh :

<%! int i = 10 ; double x = 5.0 ; %>

 

Scriptlets

Scriptlets merupakan blok program Java yang dieksekusi pada saat pemrosesan request. Scriptlets akan dijalankan sesuai dengan instruksi program yang diberikan.

Sintaks :

<% Sintaks Program Java %>

 

Contoh :

<% System.out.println(“Test Scriptlets”); %>

 

Expression

Expression merupakan cara untuk memperpendek penulisan scriptlets dan akan mengembalikan nilai String yang dikirim melalui output stream.

Sintaks :

<%= Ekspresi Java %>

 

Contoh :

<%

String oAnalisa=oAnalisaReview.getAnalisa(oIDK);

%>

Sumber : http://rendyriskianto.blogspot.com/2010/07/pemrograman-dengan-java-server-pages.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: