Pengertian Website Dinamis dan Website Statis

website-statis-dan-website-dinamis

Dalam KBBI, statis [sta·tis] berarti dalam keadaan diam (tidak bergerak, tidak aktif, tidak berubah keadaannya); tetap: hidupnya — tidak mau menyesuaikan diri dengan keadaan zaman. Sementara dinamis [di·na·mis] berarti penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan dsb; mengandung dinamika.

Dari pengertian dua kata tersebut kita sudah dapat menyimpulkan pengertian website statis maupun website dinamis. Tetapi, untuk lebih jelasnya, saya akan lebih lanjut menjelaskannya. Pertama, website statis adalah sebuah website yang sekali dibuat, seluruh isi atau kontennya sekali diisi, tidak ada perubahan konten (tulisan, gambar, dll.) dan biasanya menggunakan bahasa HTML saja sehingga pembuatannya terpaku pada satu tempat, satu orang dan satu komputer tempat di mana berkas-berkas HTML itu dibuat. Isi website ini pun tidak dapat dikomentari, tidak ada interaksi dalam website alias hanya satu arah di mana pemilik website memberikan informasi dan para pengguna internet hanya dapat melihat, tidak dapat bertanya maupun memperoleh informasi terbaru. Para pemilik website ini biasanya adalah kantor usaha yang tidak condong ke pemasaran secara online, melainkan semacam penambah bonafit bahwa perusahaannya memiliki website. Dan pemilik hanya sekadar memberi informasi secara umum mengenai perusahaannya.

Website dinamis adalah kebalikan dari website statis, yaitu sebuah website yang sifatnya berubah-ubah setiap waktu khususnya dalam waktu singkat. Perubahan ini bukan perubahan isi atau konten website, tetapi adanya penambahan isi website secara berkala dan dapat terjadi interaksi antara pemilik website dengan pengunjungnya. Isi website bukan sekadar keterangan perihal perusahaan, biasanya terdapat pula artikel-artikel atau tulisan-tulisan yang sifatnya memberi informasi atau berita kepada para pengunjung. Tujuannya pun beragam, tergantung jenis websitenya itu sendiri. Untuk toko online, sudah tentu dinamika website adalah penambahan/pengurangan produk untuk dijual. Bagi para penulis (blogger), sudah tentu membuat tulisan-tulisan. Website forum, setiap pengunjung pengguna dapat membuat topik bahasan di mana pengunjung pengguna lainnya dapat turut berinteraksi. Website jenis ini, dominan menggunakan CMS (sistem manajemen konten). Sekalipun menggunakan bahasa HTML, biasanya menggunakan aplikasi praktis pembuat website. Dengan CMS, seseorang dapat mengubah websitenya di mana saja, kapan saja dan dengan komputer mana saja. Bukan cuma konten yang dapat diubah sewaktu-waktu, tetapi desain pun dapat diganti dengan mudah bahkan dalam hitungan detik.

Perbedaan

Website Statis

Website Dinamis

Rumit melakukan pembuatan atau perubahan Mudah melakukan pembuatan atau perubahan
Fitur sangat terbatas Sangat banyak fitur yang tersedia
Memakan waktu pembuatan lebih lama Memakan waktu pembuatan relatif singkat
Kurang interaktif Sangat interaktif
Kurang SEO Friendly Lebih SEO Friendly
Ukuran berkas relatif kecil Ukuran berkas relatif besar
Desain cenderung sederhana dan klasik Desain lebih menarik, elegan dan modern

Sumber : http://www.onlombok.com/168/pengertian-website-statis-dan-website-dinamis/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: